Postingan

PUISI- SALSABILA F.

keraguan  sinar mentari menyapa di tengah hiruk pikuk dunia terjebak kebingungan  perihal kenyataan  aku  gadis ceria tapi tidak aku tampakkan pada dunia aku dipenuhi keraguan tanpa ada ketenangan

PUISI- NADJLA IRENA

Jejak Dua Cahaya dua lentera, Bersinar sejak fajar usia menyapa Tertawa bak gemericik embun pagi, Tangis pun teduh dalam pelukan pelangi Meski jarak menjelma rimba, Hati mereka tetap berlayar pada samudra yang sama. Impian bertunas di tanah berbeda, Namun akarnya bersatu dalam cinta yang merdeka Kini mereka menari di langit cita, Lala bak rembulan di madrasahnya Rara laksana bintang di jagat usaha, Dari satu lumbung permata,  Dua cahaya tak akan sirna.

PUISI-NINDI AULIA

Terjebak dalam sebuah rasa Mebiarkanmu menetap dalam sebuah tempat, Membuatnya semakin pilu bila terlihat Ada Ada sebuah harapan yang dirindukan Tetapi segan mendengar nya Tetapi muak ingatan nya Hingga rindunya tertutup sudah, Disampaikan lewat angin batin

PUISI- NAHDIYYAH AFKARINA

Perpisahan di Bawah Hujan Hujan turun, mengingatkanmu Bangku kosong, senyum yang hilang Langkah ragu di depan pintu Tak ada jawab, hanya sepi yang menanti. Kabar datang terlambat, Di keramaian, kau tak kutemui Mobil melaju, senyum terakhir itu Meninggalkan luka, meski hujan mulai reda. Tak ada kata perpisahan yang jelas Hanya kenangan yang tertinggal Di bawah hujan yang sama, aku mengenangmu Dengan hati yang basah, namun tak bisa melupakanmu.

PUISI- M. NADZIR

langit tak selamanya kelabu Ratna, bunga desa yang tak pernah layu Menghadapi badai kehidupan dengan hati yang teguh Kehilangan, kesulitan, tak membuatnya menyerah Tapi malah membuatnya bangkit, dengan semangat yang baru. Dengan bantuan tetangga, ia membangun kembali Membuat kehidupan baru, dengan harapan yang cerah Langit tak selalu kelabu, cahaya akan muncul Untuk Ratna, yang tak pernah menyerah.

PUISI-ALFIA FERNANDA

Jejak Langkah Kita Jejak langkah kita, terukir di tanah Mengisahkan cerita, tentang perjalanan hidup Setiap langkah, membawa kita ke depan Meninggalkan bekas, yang tak terlupakan Dalam perjalanan, kita menemukan Pengalaman baru, dan pelajaran berharga Kita belajar, dari setiap kesalahan Dan bangkit kembali, dengan semangat yang baru Jejak langkah kita, adalah sejarah hidup Mengisahkan tentang, perjuangan dan kegembiraan Kita harus bangga, atas apa yang telah kita capai Dan terus melangkah, menuju masa depan yang cerah

PUISI- DEAS RATNA

Di Balik Canda dan Tawa Di balik canda dan tawa yang riang, Ada hati yang diam-diam merindu, Senyum yang terukir, penuh kepura-puraan, Menyembunyikan luka yang tak tampak oleh dunia. Tawa yang meluncur, terdengar ringan, Namun sejatinya, ada duka yang mendalam, Di balik mata yang bersinar cerah, Tersembunyi rindu yang tak bisa terungkapkan. Canda yang mengalir bagai aliran air, Menutupi kesedihan yang ada di hati, Tapi tak semua bisa menertawakan rasa yang tak terungkap, Karena ada yang hilang di dalam heningnya malam. Namun, meski tawa menutupi luka, Kita tetap berdiri, menghadap dunia, Menari di antara senyum dan tangis, Berharap di balik canda, ada harapan yang tetap tumbuh.