Bandung dan Kenangannya Judul novel: Bandung after rain Penulis: Wulan nur amalia Penerbit: Black swan books, Jakarta Tebal buku: 282 halaman Tahun terbit: 2024 Bandung After Rain adalah kisah tentang Hema dan Rania, sepasang kekasih yang harus menghadapi pahitnya perpisahan setelah enam tahun bersama. Kota Bandung, dengan segala keindahan dan kenangan manis yang pernah mereka ciptakan, menjadi saksi bisu dari kisah cinta mereka yang kandas. Setelah putus, Hema berusaha mencari cara untuk bisa melupakan Rania. Ia seringkali berjalan-jalan di bawah hujan, berharap bisa kembali merasakan kehangatan cinta yang pernah mereka miliki. Namun, luka di hatinya masih terasa begitu dalam. Di sisi lain, Rania juga berusaha move on dari hubungan yang telah berakhir. Ia mencoba mencari kebahagiaan baru dan menemukan sosok Jeano, seorang teman yang selalu ada untuknya. Kekurangan dari novel ini adalah alur yang mudah ditebak oleh pembaca dan tidak banyak kejutan yang disajikan. Dan juga penggambaran ...
Resensi Buku Novel "3726 MDPL" Identitas Buku 3726 MDPL Judul: 3726 MDPL Penulis: Atria Penerbit: Penerbit buku ini adalah Penerbit Buku Kompas Tahun Terbit: Pertama kali diterbitkan pada tahun 2017 Genre: Petualangan, Drama, Kehidupan Jumlah Halaman: 344 halaman ISBN: 978-602-425-423-2 3726 MDPL adalah sebuah novel karya Atria, yang mengangkat tema petualangan, persahabatan, dan pencarian makna hidup di tengah kerasnya alam. Judul 3726 MDPL merujuk pada ketinggian puncak Gunung Semeru, yaitu 3.726 meter di atas permukaan laut, yang menjadi latar penting dalam cerita. Sinopsis Novel ini bercerita tentang perjalanan sekelompok pendaki yang memiliki latar belakang kehidupan yang berbeda, namun disatukan oleh hasrat mereka untuk mendaki Gunung Semeru. Para tokoh utama dalam cerita ini memiliki keunikan dan konflik pribadi masing-masing yang berkembang seiring perjalanan mereka menuju puncak gunung. Di tengah perjalanan, mereka tidak hanya harus berjuang menghadapi tantangan alam...
● Judul: Pentingnya Sarapan untuk Konsentrasi Belajar ● Isi Artikel: Setiap pagi, banyak siswa terburu-buru berangkat ke sekolah tanpa sarapan. Padahal, sarapan memiliki peran penting dalam menjaga konsentrasi dan energi selama belajar. Sarapan yang sehat dan bergizi akan membantu otak bekerja optimal. Menurut penelitian dari Kementerian Kesehatan, siswa yang rutin sarapan cenderung memiliki daya ingat dan konsentrasi yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak sarapan. Nutrisi seperti karbohidrat kompleks, protein, dan serat dibutuhkan tubuh agar energi dapat dilepaskan secara bertahap sepanjang hari. Tidak perlu sarapan mewah. Makanan sederhana seperti roti gandum, telur, dan buah sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan energi. Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan sekolah untuk membiasakan anak-anak agar tidak melewatkan sarapan. Kebiasaan sarapan harus menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Dengan memulai hari dengan makanan bergizi, siswa bisa lebih siap mengikuti pelajaran d...
Komentar
Posting Komentar